Minggu, 17 April 2011

tahanan pada kapal laut

tahanan kapal laut atau sering disebut hambatan kapal harus di perhatikan Dalam merancang kapal, bentuk badan kapal diusahakan mempunyai tahanan kapal yang rendah bila kapal bergerak diatas air. Sistim propulsor kapal /pendorong, mesin penggerak dan lambung kapal harus dirancang yang paling efisien, yaitu jumlah energi yang diperlukan untuk propulsi kapal harus sekecil mungkin tapi harus mampu memenuhi kecepatan kapal rancang.
HAMBATAN KAPAL DI LAUT TENANG
Hambatan Badan Kapal Yang Bergerak Di Fluida Berpermukaan Bebas
  • Badan kapal bila bergerak disuatu fluida berpermukaan bebas pada kondisi tenang tidak terganggu, maka pada saat bergerak akan menimbulkan gelombang sehingga badan kapal akan mengalami hambatan kapal/ tahanan kapal laut
  • Dalam ilmu fisika fluida dibagi menjadi :
  1. Fluida ideal/tidak berviskositas
  2. Fluida berviskositas
Komponen � Komponen Hambatan kapal/tahanan kapal laut 
  1. Hambatan gesekan (RF) merupakan hambatan kapal yang Ditimbulkan oleh media fluida berviskositas yang ikut terseret badan kapal, sehingga terjadi frictional force.Frictional force berakibat harus keluarnya energi yang terbuang percuma. 
  2. Hambatan gelombang (RW) merupakan Hambatan kapal yang timbul akibat bergeraknya kapal. Dapat terjadi meskipun fluidanya ideal (nonviscous), Gaya yang terlibat adalah potential force.
  3. Hambatan tekanan (RP) merupakan Hambatan kapal yang timbul akibat Gerakan kapal atau benda pada fluida non-ideal (fluida yang berviskositas) akan menimbulkan gaya pressure forces.
  4. Hambatan udara (RA) merupakan Hambatan kapal yang timbul akibat Bangunan atas kapal (superstructure) yang tinggi dengan bentuk tidak streamline.
  5. Hambatan Apendix (RAPP) merupakan Hambatan kapal yang timbul akibat adanya appendages pada lambung kapal di bawah garis air antara lain lunas sayap (bilge keels), penumpu poros propeller, lubang Bow Thruster.
Hambatan kapal laut / tahanan kapal laut yang bergerak di fluida berpermukaan bebas dengan beberapa kondisi 
1. tahanan kapal laut pada kondisi Bergerak didalam fluida yakni didalam air jauh dibawah permukaan:
  • Fluida ideal ? hambatan total = 0
  • Fluida berviskositas ? hambatan total = hambatan gelombang + hambatan tekanan
2. tahanan kapal laut pada kondisi Bergerak di permukaan bebas (air dan udara):
  • Fluida ideal ? hambatan total = hambatan gelombang + hambatan udara
  • Fluida berviskositas ? hambatan total = hambatan gelombang + hambatan gesekan + hambatan tekanann + hambatan udara
Komponen-komponen hambatan kapal biasanya digabung menjadi hambatan sisa kapal (RR).
            RR = RW + RP + RA + RAPP
Maka hambatan total kapal (RT)
            RR = RF + RR
dimana: RF = hambatan gesekan

Angka Froude (froude number) 
  • Angka Fr dapat menjadi tolak ukur dalam menentukan jenis kapal apakah dalam kategori kapal cepat dan kapal non-cepat yang tentunya pemilihan koefisien bentuk kapal dalam perancangan.
  • Angka Fr tinggi akan masuk kategori kapal cepat, sedangkan bila nilai Fr rendah, maka kapal tersebut masuk dalam kategori kapal non-cepat.
  • Untuk kapal cepat, hambatan yang dominan adalah hambatan gelombang Rw sehingga RR > RF.
  • Untuk kapal non-cepat hambatan yang dominan adalah hambatan gerekan RF sehingga  pada komposisi RT, RF > RR
  • Angka Fr dan angka Rn juga terkait dengan komponen-komponen hambatan kapal, yakni Rn terkait dengan komponen hambatan gesekan, sedangkan Fr terkait dengan hambatan gelombang atau hambatan sisa.
Fr (foude number) ideal 
  • 0 � 0.18            foude number untuk  kapal Non-cepat
  • 0.20 � 0.23       foude number untuk kapal sedang
  • 0.30 � 0.35       foude number untuk kapal cepat
  • > 0.5                 foude number untuk kapal super cepat
Tahanan Gesek kapal
Tahanan Gesek kapal adalah komponen tahanan yang diperoleh dengan jalan mengintegralkan tegangan tangensial ke seluruh permukaan basah kapal menurut arah gerak kapal.
ini dia gambar aliran diantara pelat yang sejajar (tahanan gesek kapal)
gambar aliran diantara pelat yang sejajar (tahanan gesek kapal)
Kecepatan lapisan yang berjarak y adalah : U = V
Untuk mempertahankan gerakan, harus ada gaya F yang bekerja pada pelat yang bergerak, didapatkan bahwa :  F = Dengan meninjau elemen kecilnya maka tegangan gesernya :
Aliran Laminar dan Turbulence
Gambar Aliran Laminar dan Turbulence :
Gambar Aliran Laminar dan Turbulence


udah dulu ah kalo kita mau bahas tentang tahanan kapal tidak akan pernah ada habis-habisnya nih, cape nih copasx. selamat membaca postingan ane tentang tahanan kapal laut

sumber pencemaran laut

sumber pencemaran laut terdiri dari beberapa bagian yaitu Tumpahan minyak kelaut dari kapal tanker / kapal lainnya, Dari ladang minyak dibawah dasar laut baik melalui rembesan maupun kesalahan pengeboran pada operasi minyak lepas pantai.
Sumber-sumber Pencemaran laut1. Penyebab pencemaran laut
  • sumber pencemaran laut Dari ladang minyak dibawah dasar laut baik melalui rembesan maupun kesalahan pengeboran pada operasi minyak lepas pantai,
  • sumber pencemaran laut Dari kecelakaan pelayaran seperti misalnya kandas,tenggelam dan tabrakan kapal-kapal tanker atau barang yang mengangkut minyak / bahan bakar,
  • sumber pencemaran laut Dari operasi tanker dimana minyak terbuang kelaut sebagai akibat dari pembersihan tangki atau pembuangan air ballast dan lainlain,
  • sumber pencemaran laut Dari kapal-kapal selain tanker melalui pembuangan air bilge ( Got ),
  • sumber pencemaran laut Dari operasi terminal pelabuhan minyak dimana minyak dapat timpah pada waktu memuat / membongkar muatan atau pengisian bahan bakar ke kapal,
  • sumber pencemaran laut Dari limbah pembuangan Refinery,
  • sumber pencemaran laut Dari sumber-sumber darat misaknya minyak lumas bekas atau cairan yang mengandung hydrocarbon,
  • sumber pencemaran laut Dari hydrocarbon yang jatuh dari atmosfir misalnya a; cerobong asap pabrik, cerobong kapal, pesawat terbang dan lain sebagainya.
2.sumber pencemaran laut dari Tumpahan minyak kelaut dari kapal tanker / kapal lainnya dapat dibagi dalam 4 kelompok :
  • sumber pencemaran laut Dari Pembuangan minyak yang timbul sebagai akibat dari pengoperasian kapal selama menyelenggarakan pencucian tangki
  • sumber pencemaran laut Dari Pembuangan air bilge ( got ) yang mengandung minyak,
  • sumber pencemaran laut Dari Tumpahan yang berasal dari kecelakaan pelayaran antara lain kandas, tenggelam, tabrakan dan lain-lain,
  • sumber pencemaran laut Dari Tumpahan minyak selama Loading, discharging atau bunkering
3. Sebab terjadinya tumpahan minyak dari kapal
1. tumpahan minyak dari kapal  akibat Kerusakan Mekanis
  • Kerusakan dari sistem peralatan kapal,
  • Kebocoran badan kapal,
  • Kerusakan katup-katup hisab atau katup pembuangan kelaut,
  • Kerusakan selang-selang muatan
2. tumpahan minyak dari kapal akibat Kesalahan Manusia
  • Kurang pengetahuan / pengalaman,
  • Kurang perhatian dari personil
  • Kurang ditaatinya ketentuan-ketentuan yang telah ditetapkan
  • Kurang pengawasan.
Kerusakan mekanis dapat diatasi dengan sistem pemeliharaan dan perawatan yang lebih baik serta pemeriksaan berkala oleh pemerintah / Biro Klasifikasi.
Kesalahan manusia dapat diatasi dengan memberikan training kepada personil kapal untuk meningkatkan ketrampilan mereka sehingga dapat melaksanakan tugasnya dengan lebih efektif. Menerapkan sepenuhnya persyaratan perijasahan personil kapal.

4. Sumber pemasukan minyak ke lingkungan laut
Menurut perkiraan keseluruhan minyak bumi yang masuk ke lingkungan laut adalah 3,2 juta metrik ton pertahun. Yang terbanyak adalah adalah dari sumber-sumber di daratan terutama dalam bentuk pembuangan dari kota dan industri. Tumpahan dari kapal karena kecelakaan, ditambah dengan aktivitas eksplorasi dan produksi sebesar 6,47 juta metrik ton, secara relatif kecil kalau dibandingkan dengan produksi dunia sekarang yang besarnya 3 milyar metrik ton, yang setengahnya diangkut melalui laut. 
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Keparahan Tumpahan Minyak
Efek tumpahan minyak terhadap lingkungan ditentukan oleh interaksi antara beberapa faktor biologis dan non biologis.
Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Keparahan Tumpahan Minyak tersebut meliputi :
  • Tipe tumpahan minyak ( sifat fisika dan kimia )
  • Jumlah dan kecepatan minyak yang tertumpah
  • Lama waktu
  • Daerah sekitar secara geografis
  • Luas daerah yang terpengaruh
  • Kondisi meteorologis dan oceanografi
  • Musim
  • Jenis biota yang ada di daerah yang terpengaruh
  • Teknik pembersihan yang dipakai
  • Sifat fisis dari garispantai yang bersebelahan
  • Terjadinya peristiwa biologis khusus migrasi, pembiakan masal, peletakan telur dan sebagainya yang membuat biotabiota menjadi rentan.
Faktor-faktor ini bervariasi dari tumpahan satu dengan lainnya, dengan demikian pengaruh jangka pendek dan jangka panjangnya akan tidak sama pula berpengaruhnya terhadap ekologi tersebut.

penanggulangan pencemaran laut yang disebabkan kapal dalam peraturan marpol

penanggulangan pencemaran laut yang disebabkan kapal dalam peraturan marpol 73/78 BAB. III dari MARPOL Annex I Reg.22 dan 23 mengatur mengenai � Usaha mengurangi seminim mengkin polusi minyak akibat kerusakan lambung dan plat dasar dari kapal �. Dengan melakukan perhitungan secara hipotese aliran minyak dari tangki muatan, maka pada annex I dibuat petunjuk perhitungan untuk mencegah sekecil mungkin minyak yang tumpah ke laut apabila terjadi tabrakan atau kandas seperti :
  • Semua tanker minyak segala ukuran diharuskan menggunakan Oil Discharge Monitoring (ODM) Centrak Syatem dan oil water separating atau fltering equipment yang bisa membatasi kamdungan minyak dalam air yang akan dibuang ke laut maksimum 15 ppm.
Segregated Ballast Tanks (SBT) sesuai Reg. 13 E, harus berfungsi juga sebagai pelindung atau � Protective Location � daerah tangki muatan pada waktu terjadi tabrakan kapal atau kandas, untuk tangker minyak mentah 20.000 dwt atau lebih.
Regulation 24, membatasi volume tangki muatan yang mengatur sedemikian rupa sehingga tumpahan minyak dapat dibatasi bila kapal bertabrakan atau kanda Annex I MARPOL 73/78 berlaku untuk semua jenis kapal, dimana membuang minyak ke laut di beberapa lokasi dilarang dan di tempat lain sangat dibatasi. Karena itu kapal harus memenuhi persyaratan konstruksi dan peralatan serta mempersiapkan �Oil Record Book�
Kapal-kapal ukuran besar dan terlibat dalam perdagangan international harus disurvey dan diberikan sertifikat. Pelabuhan diharuskan menyediakan fasilitas penampungan campuran minyak dan residu dari kapal. Pemerintah negara anggota IMO atau Marine Administration berkewajiban melaksanakannya terhadap kapal sendiri (Flag State Duties), terhadap kapal asing yang memasuki pelabuhannya (Port State Duties) dan terhadap pengawasan pantainya (Coastal State Duties).
Ketentuan selanjutnya mengenai pelaksanaan konvensi MARPOL 73/78 adalah sebagai berikut :
  • Kapal ukuran di bawah dari 400 grt, tidak perlu diperiksa kelengkapannya dan tidak bersertifikat, tetapi harus diawasi agar kapal tetap memenuhi peraturan sesuai Annex I MARPOL 73/78 (Reg.4.2) dan kondisi kapal tetap terpelihara,
  • kapal Tanker ukuran di bawah 150 grt tidak perlu pemeriksaan tidak bersertifikat IOPP ( International Oil Pollution Prevention ), tetapi harus mengikuti peraturan dalam Annex I MARPOL 73/78 dan kondisi kapal serta peralatan lainnya terpelihara ( Re.4.4 ),
  • Oil Record Book tetap dibutuhkandiatas kapal dan diisi sesuai dengan Regulation 15.4.
  • Tanker ukuran 150 grt atau lebih harus memenuhi semua persyaratan sesuai Reg. 4 Annex I dan kondisi serta peralatan kapal harus dipelihara untuk menghindari pencemaran,
  • Sertifikat IOPP hanya untuk tanker yang berlayar Internasional, dan tidak dibutuhkan untuk tanker domestik, tetapi ditentukan sendiri oleh Pemerintah yang ada hubungannya dengan survey (Reg.5).
Kelengkapan Dokumen yang harus dibawa berlayar bersama kapal sesuai dengan Annex I MARPOL 73/78 adalah sebagai berikut :
  • Oil Record Book, Part I mengenai operasi di Kamar Mesin dan Part II operasi Bongkar Muat Cargo dan Air Ballast, Reg. 20,
  • Loading and Damage Stability Information Book Reg, 25,
  • Oil Discharge Monitoring Operation Manual, Reg. 15.3
  • Crude Oil Washing Operation and Equipment Manual, Reg. 13.B
  • Clean Ballast Tank Opeartion Manual, Reg. 13.A,
  • Instruction and Operation Manual of Oil Water Separating and Filtering Equipment. Reg. 16,
  • Shipboard Oil Pollution Emergency Plan, Reg. 26.
yah sob ini dia postingan saya tentang penanggulangan pencemaran laut yang disebabkan kapal dalam peraturan marpol

Sabtu, 16 April 2011

melintasi laut atlantik menggunakan rakit

melintasi laut atlantik menggunakan rakit, pastilah hal yang sangat mengagetkan.bayangkan laut atlantik yang begitu luas ditaklukan menggunakan rakit.tahu kah anda siapa pelaut ulung itu????yup dia adalah Seorang pelaut Inggris berusia 85 tahun berhasil mewujudkan impian masa kecilnya. Dirinya berhasil melintasi Laut Atlantik hanya dengan menggunakan rakit.

Ditemani tiga rekannya, Anthony Smith membutuhkan waktu dua bulan dalam melintasi Laut Atlantik. Perjalanannya pun terhitung mulus, dirinya hanya dihalangi oleh kerusakan pada bagian kecil dari rakit yang dia gunakan.

Kru kapal ini berangkat dari Pulau Canary, setelah sebelumnya rencana perjalanan sempat tertunda selama satu bulan. Saat memulai perjalanan, kapal ini diisi oleh berbagai makanan seperti jeruk, alpukat, kentang, kol dan labu.

Uniknya rakit ini dibangun dari pipa air yang panjangnya 12 meter dan 14 pipa kecil lainnya. Sementara tujuh pipa digunakan untuk menyalurkan air bersih. Rakit ini juga dilengkapi tiang kapal setinggi 12 meter serta layar yang berukuran 37 meter persegi.
nah ini dia gambar rakit yang menaklukkan laut atlantik
gambar rakit yang menaklukkan laut atlantik

Rakit ini dapat berlayar dengan kecepatan hingga 4 knot. Sedangkan selama mengendalikan rakit, kru diharuskan untuk waspada hingga mereka tidak membaca buku ataupun bermain kartu.

"Saya kira kami semua, menikmati keadaan malam hari dimana kami saling waspada memperhatikan kondisi laut," ungkap Smith seperti dikutip Associated Press, Jumat (8/4/2011).

Aksi yang dilakukan Smith ini merupakan upaya untuk membuktikan bahwa orang lanjut usia masih bisa melakukan kegiatan berbahaya. Mereka melakukan hal ini juga untuk menggalang dana bagi lembaga non-profit Inggris, WaterAid.
sumber : okezone

Jumat, 15 April 2011

Lowongan kerja teknik di Total E&P Indonesie april 2011

info Lowongan kerja teknik di Total E&P Indonesie april 2011  yang ane dapat setelah bersetubuh bergulat dengan search engine.
Total E&P Indonesie adalah Sebagai Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) BPMIGAS, Total E&P Indonesie memproduksi migas dari lapangan Bekapai, Handil, Tunu dan Peciko yang berada di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
Total E&P Indonesie didirikan di Jakarta, 14 Agustus 1968, dengan lapangan awal saat itu diseputar delta mahakam. Lapangan awal mereka di bekapai dan Handil kala itu, diperkuat dengan ditemukannya lapangan Tambora di tahun 1974 dan Tunu di tahun 1977. Lapangan Tunu yang dikembangkan di tahun 90-an menjadi penyumbang utama supply gas bagi Total E&P Indonesie hingga kini. Peciko, Selain TOTAL E&P Indonesie, TOTAL SA sebagai perusahaan induk dari TEPI, TOTAL, SA juga memiliki affiliasi downstream di Indonesia, yaitu PT TOTAL Oil Indonesia (TOI)
nah...ini dia infonya..
POSISI SENIOR DEVELOPMENT ENGINEER � ENERGY EFFICIENCY AND ARO STUDIES (10017376) Total E&P indonesie april 2011 
Job Type
  • Company : Total E&P Indonesie
  • Contract  :  permanent position
  • Branch     :  Exploration Production
  • Location  :   Indonesia - Balikpapan
  • Interviews will take place in :     Jakarta-Balikpapan
  • Starting date :     As soon as possible
  • Salary :     According to profile and experience

Job description
1) Perform development studies in the field of Energy Efficiency:
  • Identify areas of improvement on existing facilities or in future developments
  • Develop and propose alternative solutions in order to improve Energy Efficiency or to reduce the emissions of GHG.
  • Evaluate costs and associated economics. Implement Clean Development Mechanism methodology when possible to get benefit of CO2 emissions credits.
2) Perform technical studies for the Assets Retirement Obligations.
  • Study and propose an ARO strategy for Total Indonesia.
  • Perform technical studies in order to define and set up a RES plan for each field / facility operated by Total Indonesia.
  • Evaluate costs and update the overall ARO costs of Total Indonesia on a yearly basis.
3) Support sanction of projects
  • Study and propose a ARO strategy for Total Indonesia.
  • Coordinate the preparation and present the new projects to local authorities (BPMIGAS) and partners (INPEX) in order to obtain their approvals.
  • Prepare dossiers supporting validation of new projects? definition performed locally by TOTAL technical sanction committees (Quality reviews, COMED, input to Coval?) and internal TI approval
Required skills
Education 
  • Engineering degree
  • Experience
  • 10+ years experience in the oil and gas industry (Exploration & Production)
  • Minimum 3 years experience in Total Indonesia
  • Shall have a good knowledge in the Field Operations, Projects, HSE or Drilling Skills
  • Liaises with Engineering, Projects, DWL and FO entities to build robust and costs effective technical dossiers.
  • Reports to the Head of Development and Planning the progress of Energy Efficiency and ARO projects.
  • Assists architects on the matters of Energy Efficiency and ARO matters for the development studies.
silahkan klik disini untuk membaca Lowongan kerja teknik di Total E&P Indonesie april 2011

MARPOL 73/78 pencegahan pencemaran laut

Peraturan dalam MARPOL 73/78 tentang pencegahan pencemaran laut sangat kompleks, memuat banyak kreteria dan spesifikasi. Karena itu memerlukan kesabaran dan ketelitian untuk mempelajari dan melaksanakannya. Penting untuk diketahui waktu atau tanggal berlakunya suatu peraturan karena berbeda satu dengan yang lainnya, dan kaitannya dengan kapal bangunan baru (New Ships ) dan kapal yang sudah ada ( Existing Ships ).
Pasal 65 ayat (1) UU. No.21 Th.1992 menegaskan bahwa setiap kapal dilarang melakukan pembuangan limbah atau bahan lainnya apabila tidak memenuhi persyaratan yang ditentukan. Pembuangan limbah atau bahan lain yang dilarang itu antara lain : Pembuangan (dumping) limbah air got dari kapal tanpa prosedur, membuang sampah/kotoran dan sisa-sisa muatan (dirty Sweeping), membuang air cleaning dari tangki muat kapal dan lain sebagainya.
Menurut pasal 67 UU.21 Th.1992, setiap Nakhoda atau Pemimpin perusahaan kapal mempunyai kewajiban dalam upaya menanggulangi atau mencegah pencemaran laut yang bersumber dari kapalnya. Wajib segera melaporkan kepada pejabat pemerintah/instansi yang berwenang yang menangani penanggulangan pencemaran laut , mengenai terjadinya pencemaran laut yang disebabkan oleh kapalnya, atau oleh kapal
lain atau apabila melihat adanya pencemaran di laut.
MARPOL 1973/1978 juga masih melanjutkan ketentuan hasil Konvensi 1954 mengenai Oil Pollution 1954 dengan memperluas pengertian minyak dalam semua bentuk termasuk minyak mentah, minyak hasil olahan, sludge atau campuran minyak dengan kotoran lain dan fuel oil, tetapi tidak termasuk produk petrokimia ( Annex II ).
Ketentuan marpol Annex I Reg.9 menyebutkan bahwa pembuanagn minyak atau campuran minyak hanya diperbolehkan apabila :
  • Tidak didalam � Special Area � seperti Laut Mediteranean, Laut Baltic, Laut Hitam, Laut Merah dan daerah Teluk,
  • Lokasi pembuangan lebih dan samadengan 50 mil laut dari daratan,
  • Pembuangan dilakukan waktu kapal berlayar,
  • Tidak membuang lebih dari 30 liter/nautical mile,
  • Tidak membuang lebih besar dari 1 : 30.000 dari jumlah muatan,
  • Tangker harus dilengkapi dengan Oil Discharge Monitoring (ODM) atau ODM dengan kontrol sistimnya.
Peraturan MARPOL 73/78 Annex 1 Reg.16 menyebutkan bahwa :
  • Kapal ukuran 400 GRT atau lebih tetapi lebih kecil dari 1.000 GRT harus dilengkapi dengan Oil Water SeparatingEquipment yang dapat menjamin pembuangan minyak ke laut setelah melalui sistim tersebut dengan kandungan minyak kurang dari 100 parts per million ( 100 ppm ),
  • Kapal ukuran 10.000 GRT atau lebih harus dilengkapi dengan kombinasi antara Oil Water Separating Equipment dengan Oil Discharge Monitoring and Control Systems, atau dilengkapi dengan Oil Filtering Equipment yang dapat mengatur buangan campuran minyak kelaut tidak lebih dari 15 parts per million (alarm akan berbunyi bila melebihi ukuran tersebut).
 Dalam melakukan usaha mencegah sekecil mungkin minyak mencemari laut, maka sesuai MARPOL 1973/1978 dimana sisa-sisa dari campuran minyak diatas kapal terutama di kamar mesin kapal yang tidak mungkin untuk diatasi seperti halnya hasil purifikasi minyak pelumas dan bocoran dari sistim bahan bakar minyak, dikumpulkan dalam tangki penampungan seperti slop tanks yang daya tampungnya mencukuipi, kemudian dibuang ke tangki darat. Peraturan ini berlaku untuk kapal ukuran 400 GRT atau lebih.
ya sekian dulu ya sob tentang MARPOL 73/78 pencegahan pencemaran laut

Kamis, 14 April 2011

Lowongan kerja teknik perkapalan di PT. Indonesian Marine

PT Indonesian Marine, an Indonesia company, which was established in 1954 with core business in Plant Construction Services; Industrial Boiler; Palm Oil Mills; Shipyard and Plant Repair & Maintenance, is looking for a number of competent and experienced people to support its business growth. The Company is looking for driven professionals who have passion to grow through excel in operation and customer satisfaction. If you share the same passion, we invite you to join us for:

1. Logistic Officer (Position Code : LO_IM)
Qualification: 
  • Bachelor Degree (S1) in Engineering with 3 years experience in the same field.
  • Age max 40 years old
  • Strong knowledge in boiler component; pressure parts; steam generator and steel structure.
  • Has capability to review the products in order to be able to determine the correct transportation requirements including packaging, labeling, and supporting documentation to ensure that shipments are consistent with contractual requirements, external regulations, and internal procedures.
  • Has capability to coordinate with related parties, sub contractors/suppliers and other stakeholders, ensuring that schedule and delivery promises are maintained timely manner and proper handling.
  • Good spoken and written communication in English 
  • Familiar with computer literacy 


3. Proposal Engineer (Position Code: PE-IM)
Qualification :
  • Bachelor degree S-1 Engineering
  • Has a good knowledge about the process of producing a product especially in boiler, component and its functions 
  •  Prepare project estimation and costing 
  •  Possess strong analytical mind 
  •  Good communication and interpersonal skill 
  •  Minimum 3 years related experienced in application, estimation and proposal engineering cater for Power Plant and the Boilers product 
  • Good spoken and written communication in English 
  • Willing to be stationed at Surabaya area. 
 4. Project Manager (Position Code: PM_IM)
Qualification :
  • Bachelor degree (S-1) in Engineering, preference in Mechanical or Marine EngineeringResponsible for the comprehensive execution of projects from award through completion. This includes establishing and maintaining the project schedule, coordinating and directing the project team, as well as, coordinating and controlling all required project management systems.
  • Has strong experience in leading the power plant, oil & gas, or palm oil project and at least 8 years progressive experience in managerial level in EPC Companies
  • Understand commercial issues/terms and contract management 
  • Direct an operational group that requires extensive integration with other functions to meet contractual commitments and to make decisions with a significant impact on company performance. 
To apply, please send your application letter with your current and expected salary, up to date CV and recent photograph to the post address or email stated below.
HR Department
 PT Indonesian Marine 
PO BOX 4043 SBS 60400
 Jawa Timur - Indonesia 
Please write position code in the envelope.


or you can send the application to jobapplication@indomarine.co.id, Please write position code in the Subject.All applicants will be treated confidentially and only short-listed candidates will be notified.
nah sob info ini saya dapat dari sini, 
semngat sob,semoga sukses, semoga info lowongan kerja ini berguna buat anda pencari Lowongan kerja teknik perkapalan april 2011 di PT. Indonesian Marine

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Hot Sonakshi Sinha, Car Price in India